Posted: 7 Oktober 2010 in KEMBARA SI LUMPUR

bila aku menyepi

tak bermakna aku tak mengerti..

bila aku sembunyi

tak bermakna aku tak peduli

ingin sekali aku pergi

mengelap airmatamu, menenangkan dukamu

tatkala takdir tuhan mengujimu

maafkan aku

bila aku hanya mampu memandang dari jauh

dengan sayu dan pilu

namun ketahuilah pada setiap titis airmata mu yang gugur

ada remuk dan redam pada hatiku.

 

Tinggalkan Jawapan

Masukkan butiran anda dibawah atau klik ikon untuk log masuk akaun:

WordPress.com Logo

Anda sedang menulis komen melalui akaun WordPress.com anda. Log Out / Tukar )

Twitter picture

Anda sedang menulis komen melalui akaun Twitter anda. Log Out / Tukar )

Facebook photo

Anda sedang menulis komen melalui akaun Facebook anda. Log Out / Tukar )

Google+ photo

Anda sedang menulis komen melalui akaun Google+ anda. Log Out / Tukar )

Connecting to %s