Bicara Aku Tentang Hidup

Posted: 19 Jun 2011 in KEMBARA SI LUMPUR
Bicara aku Tentang hidup
saat bingit lrt
pada ayam tandori
dan ketidakpuasan hati
tentang jilat jari dan sunnah nabi
taat isteri pada taatnya suami  pada Ilahi
 
Bicara aku tentang hidup
pada teh tarik dan gulai mamak yang mengiurkan
pada ketar tangan si pakcik tua berbaju biru
menyuap nasi penuh sendu
 
bicara tentang hidup
pada lelah si macha dan si bangla
yang datangnya jauh dari perantauan
menjadi kuli dan abdi
agar hidup terasa lebih beerti
 
bicara aku tentang hidup
pada susun atur mee sedap dan maggi kari
punya makna tersendiri
pada mereka-mereka yang mengerti
 
 
 
bicara aku tentang hidup
pada lalu lalang ratusan insan
kejar berkejaran
mencari makna kehidupan
pada income stability dan kestabilan kewangan.
 
bicara aku tentang hidup
tentang empat beranak
yang girang bercanda
walau pesannya
hanya mee goreng sebungkus cuma
untuk dibawa pulang dikongsi bersama.
 
bicara aku tentang hidup
pada amuk si ibu
melayan karenah sikecil  yang meminta-minta
namun akhirnya si ibu mengalah jua
walau dompetnya tidak berapa nak ada.
biar derita  itu hanya milik ibu sahaja.
 
bicara aku tentang tentang hidup
pada lelah budak lelaki berkemeja putih, berseluar hijau
yang pesannya
hanya air masak bungkus
buat penghilang dahaga
lalu diberinya sirap tidak bergula
buat bekal perjalanan pulang
yang pastinya masih panjang
 
bicara aku tentang hidup
aku hentikan disini
kerna aku juga perlu bergerak pergi
mencari makna dan erti
hidup yang aku sendiri tidak memahami.
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Tinggalkan Jawapan

Masukkan butiran anda dibawah atau klik ikon untuk log masuk akaun:

WordPress.com Logo

Anda sedang menulis komen melalui akaun WordPress.com anda. Log Out / Tukar )

Twitter picture

Anda sedang menulis komen melalui akaun Twitter anda. Log Out / Tukar )

Facebook photo

Anda sedang menulis komen melalui akaun Facebook anda. Log Out / Tukar )

Google+ photo

Anda sedang menulis komen melalui akaun Google+ anda. Log Out / Tukar )

Connecting to %s